Poin Penting Dalam Pelatihan K3 Listrik Agar Lebih Efektif

Keselamatan dan kesehatan kerja atau K3 kini sudah menjadi isu terpenting, selain di skala nasional juga untuk skala internasional. Dimana setiap perusahaan diharuskan menerapkan persyaratan K3. Tak terkecuali untuk mendapatkan sertifikat ahli k3 umum listrik. Mengambil pelatihan atau training K3 listrik, penting sekali dalam sebuah perusahaan, mengingat para karyawan bisa mencegah sekaligus mengendalikan bahaya kelistrikan dalam sistem perusahaan itu sendiri. Karena itu, kini ada banyak jasa atau perusahaan yang mengadakan pelatihan ahli K3 listrik.

Tips Agar Pelatihan K3 Lebih Efektif

Baik itu K3 umum ataupun ahli K3 listrik, tentu semuanya memiliki manfaat tersendiri di bidangnya masing-masing. Bagi supervisor, penting sekali untuk melirik beberapa poin penting berikut supaya pelatihan ahli K3 listrik lebih efektif, diantaranya :

Pelatihan harus dilakukan secara berulang jika para pekerja gagal memahami

Pengawas atau supervisor dalam hal ini perlu memantau kemajuan para pekerja sesudah menyelesaikan pelatihan untuk mengukur sejauh mana mereka memahami dan menerapkan prosedur K3 dalam pekerjaannya.

Materi training harus disajikan dengan sistematis dan bertahap

Metode training K3 harus disampaikan dengan jelas dan sistematis. Jadi penyampaiannya harus bertahap, sesuai urutan menyelesaikan pekerjaan mereka dengan aman. Sebaiknya hindari menjejali para pekerja dengan berbagai informasi terus menerus. Ini bisa membuat pekerja merasa kelelahan menyerap informasi, bahkan bisa menyebabkan terjadinya stress.

Melakukan training K3 pada para pekerja yang terkena efek perubahan prosedur dan kebijakan terkait pekerjaan mereka

Adakan pelatihan K3 atau pertemuan rutin setiap terjadinya perubahan prosedur dan kebijakan pekerjaan. Biasanya setiap perubahan informasi yang disampaikan dengan konsisten dapat membuat pekerja lebih menyadari pentingnya menerapkan sistem K3 dalam pekerjaan.

Berikan penyegaran pelatihan K3 secara khusus pada pekerjaan beresiko tinggi

Khusus bagi pekerja dengan pekerjaan yang beresiko tinggi, dapat menimbulkan kecelakaan kerja dan cedera, tentu mereka perlu diberikan penyegaran dalam materi sekaligus pelatihan secara bertahap agar memastikan prosedur bekerja tetap aman dilakukan.

Supervisor, perusahaan atau manajemen di posisi puncak lainnya perlu menjalin komunikasi dengan pekerja secara terbuka

Kenali karakter para pekerja dan Anda bisa berkomunikasi dengan mereka secara terbuka. Ini bisa membuat mereka lebih nyaman. Sebaiknya ajak pekerja lebih aktif untuk menyampaikan pendapat serta mengajukan pertanyaan saat pelatihan. Anda bisa memberikan umpan balik atau respon terhadap keterlibatan pekerja selama pelatihan K3. Adapun feedback ini penting agar memahami pengalaman mereka secara langsung terkait dengan prosedur K3 di dalam pekerjaan mereka.

Berikan materi K3 secara lisan saja kurang efektif

Menyampaikan materi training dengan cara pasif, tentu membosankan. JIka Anda ingin para pekerja terlibat selama masa pelatihan secara langsung, sebaiknya pakai alat bantu visual berbentuk video, gambar atau pendukung lainnya sesuai materi yang Anda sampaikan.

Bagi Anda atau perusahaan yang ingin mengadakan pelatihan K3 untuk memberikan sertifikat ahli K3 listrik pada pekerja, bisa bekerjasama dengan perusahaan Kami.  Dijamin metode pembelajaran dan penyampaian yang Kami berikan langsung dipahami dengan baik oleh para pekerja Anda!

Mapolres Maluku Di Penuhi Pelamar CPNS Urus SKCK

Ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengisi Mapolres Ternate, Maluku Utara (Malut) guna mengurusi kebutuhan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai di antara persyaratannya ikut CPNS.

“Dalam dua bulan terakhir, CPNS tahun 2019 mendominasi pengurusan SKCK dan jumlah ini dijamin alami peningkatan, sebab pendaftaran CPNS mulai dimulai 12 November 2019,” kata Pj Kasubbag Humas Polres Ternate, Ipda Wahyudin di Ternate, Selasa.

Wahyuddin menyatakan, guna pengurusan SKCK di Polres Ternate tidak berbelit-belit, sebab, bila seluruh persyaratannya diisi maka dalam jangka masa-masa sehari dapat dituntaskan.

Dia mengakui, dalam dua bulan ini, lebih dari 550 orang mengurusi penerbitan SKCK dan mayoritas adalahCPNS yang bakal mendaftarkan ke sekian banyak  instansi membuka lowongannya.

Dimana, cocok aturan, dalam prosedur penciptaan SKCK sendiri, semua pelamar tinggal mengekor standar pengurusan yang ditata di ruang penciptaan SKCK tersebut.

Sedangkan, persyaratan yang mesti diisi diantaranya penciptaan SKCK antara lain, potret copy KK 1 lembar, potret copy akte lahir, ijazah terakhir setiap 1 eksemplar serta, pas potret warna 6 eksemplar ukuran 4x6foto warna serta copy KTP 1 lembar.

Sementara itu, Kepala Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (KPSDMD) Malut, Idrus Assagaf sebelumnya menyatakan, dari tiga susunan yakni tenaga pendidikan, Kesehatan dan tenaga teknis ini, maka kuota terbanyak yang didapatkan Kabupaten Pulau Taliabu 195 orang, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) 186 orang dan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) 169 orang

Disusul Kabupaten Pulau Morotai 164 orang, Kota Ternate 158 orang, Pemprov Malut, 151 orang, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) 110 orang, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) 103 orang, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) 118 orang, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) 99 orang, dan Halmahera Selatan (Halsel) 98 orang.